Saya tak berniat nak jadi Timbalan Presiden PKR

Tulisan Syed Jaymal Zahiid dalam The Malaysian Insider tentang kononnya saya akan bertanding merebut jawatan Timbalan Presiden PKR adalah tidak benar sama sekali.

Seperti yang saya katakan tahun lalu, misi politik saya hanyalah setakat memperkukuhkan Pakatan Rakyat dan membantu pihak pembangkang pusat dalam membentuk dan menghurai soal-soal dasar bersama.

Adalah menjadi harapan saya supaya keyakinan rakyat akan bertambah terhadap Pakatan Rakyat dalam usaha kita untuk mengambil alih teraju pemerintahan negara.

Soal dalaman PKR dan soal siapa memegang jawatan-jawatan penting dalam parti bukanlah perkara yang penting kepada saya. Cuma kalau PKR menjadi kucar-kacir, misalnya, dan ini pula akan menjejaskan Pakatan Rakyat, maka sudah tentu ia menjadi perkara penting untuk kita semua fikirkan dan mengambil berat.

Tetapi jika keadaan seperti itu berlaku sekali pun, ia tetap menjadi soal kepimpinan Pakatan Rakyat yang perlu diambil kira oleh para pemimpin Pakatan Rakyat dan bukan soal peribadi untuk saya tentukan.

Saya ulangi sekali lagi bahawa saya tidak akan bertanding apa-apa jawatan penting dalam PKR. Saya hanya bersedia membantu dan menolong PKR pada bila-bila masa selagi bantuan dan pertolongan saya diperlukan.

Ingatlah, usaha paling penting buat kita semua sekarang ialah meyakinkan rakyat bahawa Pakatan Rakyat adalah alternatif yang lebih baik daripada Barisan Nasional dalam usaha memulihkan kembali segala kelemahan dan kepincangan yang ada dalam sistem kerajaan kita.

Explore posts in the same categories: Uncategorized

3 Comments on “Saya tak berniat nak jadi Timbalan Presiden PKR”

  1. alias601213 Says:

    PM Najib berebut-rebut hendak buat ‘perubahan’ bila prestasi BN merudum dalam pilihanraya 2008. Tetapi ‘perubahan’ yang dilaung-laungkan itu hanya sebagai mengabui mata rakyat dan menarik semula sokongan rakyat dan beliau dilihat sebagai juara perubahan.

    Timbullah dari mulut beliau slogan ‘transformasi'(apa beza dengan reformasi?), ‘1Malaysia’ (Apa beza dengan Malaysia Malaysian?), ‘rakyat didahulukan’, ‘pencapaian diutamakan’.

    Semuanya itu hanyalah slogan-slogan yang melunakkan untuk dihafal oleh murid-murid sekolah.

    Apa jadi dengan reform kepada makamah dan badan perundangan negara? Apa jadi dengan reform kepada badan penguatkuasa seperti Polis dan SPRM?

    Apa jadi dengan reform SPR dan amalan demokrasi negara? Apa jadi dengan kebebasan media perdana?

    Semua perkara penting dan utama yang perlukan perubahan ini telah beliau tenggelamkan dengan ‘perubahan’ komestik yang beliau taja.

  2. anakmamat Says:

    Then set up your own party within the sphere of Pakatan Rakyat – you dont want to be dragged down by the political shenanigans and opportunism of the anwaristas in PKR (just think: why is it that PKR is the weakest link in the Pakatan Rakyat?) I believe you should pick about 20 credible and upright citizens to form the nucleus of this party of yours who believe in your noble cause of saving this country. Once you have a credible line up the rakyat will follow. 2013 is still sometime away; dont waste time remaining in PKR with its vexatious internal politics. The problem with PKR is beyond you to solve and as long as Anwar choose to manage his Party the way he has been doing it, the problems will remain in PKR which undermines its own strength and credibility.
    This comment is for your eyes only and I certainly do not have the ego to insist that it appears in your blog.
    Best of luck to you – the country surely needs your leadership.

  3. bigjoe99 Says:

    Who are we kidding. There are groups within PKR that is wary of you. While its admirable that you have stepped up to arena to resolve the issue for your party. More often than not, the other side are cynical people whose ambitions gets in the way of solving such issues. If the other side step up too, and pay their respect to you then, the problems are positively address. If the other side do not step up, its just problems surpressed that can still come back and haunt you.

    Hence it all depend on the other side matching your leadership. It usually don’t happen because the talent and stake played is not the same. They have much more at stake and their talent do not match yours.

    In other words, if the other side do not match your move, you will end up with an even bigger problem because he and his side knows they can’t match you on a merit basis. Their arguments will always be on entitlement or power basis rather than performance.

    When the problems arise again, you won’t have to power and resources to resolve it by avoiding the problem now. So keep in mind that while you have done your bit to resolve the problem, it may still be the onus is still on you to finally resolve the problem..


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: